Sosial Media

Kalian Tidak Istimewa!!!



Setiap orang pasti pernah mendengarkan atau mengikuti seminar motivasi, entah itu skala regional, nasional ataupun internasional. Seminar motivasi yang sangat ditunggu- tunggu, -bahkan terkadang orang yang mengikuti seminar motivasi ini mengeluarkan banyak uang untuk membeli tiket masuk, biasanya mereka yang ikut acara tersebut memiliki tujuan untuk merubah hidupnya, terutama merubah pola pikir atau mindset.

Puluhan ribu bahkan jutaan orang yang mengikuti acara seminar motivasi pastinya ingin mendapatkan pencerahan yang luar biasa, perubahan yang sangat signifikan dalam hidupnya dan lain sebagainya. Tetapi faktanya sangat sedikit bahkan mungkin sangat nihil orang- orang yang mengikuti seminar motivasi bisa sesukses apa yang digembor- gemborkan oleh sang motivator. Karena memang kata- kata mutiara yang masuk kedalam pikiran sangat susah untuk diimplementasikan.

Ratusan bahkan ribuan kata yang disampaikan oleh sang motivator kepada khalayak ramai seakan memukul dengan sangat keras jutaan kepala yang hadir pada acara tersebut. Tak sedikit orang- orang yang mengatakan “Benar juga ya” “Wow Luar Biasa” “Setelah ini kita akan menjadi orang sukses” dan lain sebagainya. Kata- kata takjub pasti akan keluar dari hati ataupun mulut sang penerima pencerahan.

Kata- kata mutiara yang sangat menawan dan dipuja- puja oleh banyak orang ternyata hanya memberikan dampak sesaat. Perubahan pola pikir terjadi hanya ribuan detik setelah acara dimulai, setelah acara selesai dan mungkin sekitar ratusan menit terlewati, orang- orang yang telah selesai mengikuti acara tersebut akan merenungkan sesaat. Setelah berganti hari, yang artinya telah ada fase dimana setiap manusia menutupkan mata selama kurang lebih 8 jam (Tidur), mereka akan disibukkan dengan kegiatannya masing- masing, entah bekerja, berkarya, bengong diteras rumah, dan lain- lain. Rutinintas sehari- hari seakan membuat manusia hidup statis.

Terus dimana kata- kata motivasi yang semalam digembor- gemborkan?!?

Mungkin telah hilang tertelan oleh bunga tidur.

Yaa memang seperti itulah kebanyakan orang, beambisi untuk merevolusi diri sendiri tetapi perihal aksi, mereka malas untuk melakukan. Bahkan untuk gerak satu langkah kedepan pun sepertinya sangat berat.

Lalu, sampai kapan kita merenungi keinginan untuk berubah? Lantas, kapan mau bergerak untuk berubah?

Apakah kita sudah mencapai titik “luar biasa” dalam hidup kita? sehingga kemauan untuk maju kedepan sudah terkikis habis.

Nah, disitulah nilai dari kata “luar biasa”. Jika kita mengklaim bahwa diri ini adalah entitas yang sangat luar biasa, kita akan cenderung puas dengan posisi saat ini. Pada dasarnya dan memang faktanya semua manusia itu biasa- biasa saja, tak ada yang istimewa. Bahkan orang- orang besar seperti Bill Gates, Mark Manson, Oprah Winfrey, Obama, dan lain sebagainya.

Kesuksesan seseorang tidak bisa mengantarkan ke kata “luar biasa”, justru orang- orang yang sukses beranggapan bahwa mereka adalah orang biasa. Sebagai bahan refleksi saja bahwa anggapan kita adalah orang biasa merupakan bahan bakar untuk usaha keras memperbaiki diri.

Kata- kata motivasi seperti “Kalian luar biasa” “Kalian Hebat” Kalian akan menjadi orang sukses” dan lain sebagainya. Kata- kata tersebut kalau kita lihat lebih dalam, ternyata hanya sebatas pernyataan penenang yang sifatnya hanya delusi belaka. Statement motivatif yang diberikan akan membuat kita nyaman dengan posisi sekarang, sehingga membuat orang- orang seakan jalan ditempat tanpa ada perubahan diri sama sekali.

Sebaliknya, ketika kita diberikan kritikan pedas, ledekan, cacian, makian dan lain sebagainya yang mungkin akan sangat mengiris hati dan membuat kita menangis sementara waktu. Hal tersebut yang sebenarnya akan membentuk diri kita menjadi pribadi yang lebih kuat dan tahan banting. Kata- kata hate yang mungkin akan mengusik telinga kita, secara sederhana akan menjatuhkan dan membuat malu diri ini, tetapi dibalik pribadi yang jatuh tadi akan terbentuk individu yang kuat dan luar biasa.

Ketidak istimewaan yang kita miliki adalah sebuah keistimewaan yang diberikan oleh Tuhan kepada kita. Pola pikir bahwa tidak ada manusia yang istimewa didunia akan membangun iklim kompetitif, karena memang pada prinsipnya hidup itu kompetisi, jika kita tertidur satu menit saja, sangat mungkin teman atau musuh kita akan berada satu mil didepan kita.

Yang harus digaris bawahi adalah Mindset kita sendiri, ketika kita menganggap semua orang itu sama dan tidak ada yang istimewa, maka rasa takut dan minder akan segala hal bisa runtuh dengan seketika. Setiap orang diberikan kesempatan yang sama untuk menuju gerbang kesuksesan, yang berbeda adalah cara setiap orang berjalan menuju gerbang sukses tersebut. Maka buatlah cara kalian sendiri, yang lebih efisien dan efektif.


0 Response to "Kalian Tidak Istimewa!!!"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel