Sosial Media

Musikus sekaligus Aktivis Perdamaian - John Lennon




Judul: Imagine John Lennon

Penulis: Hendi Triono, S.IP
Penerbit: Titinada
Tebal Buku: 174 halaman
Terbit: 2010

Siapa yang tidak kenal John Lennon? Para penikmat musik Rock sepertinya sudah tidak asing lagi dengan nama musikus yang satu ini. Popularitas yang luar biasa sudah dicapai Lennon sejak dia membentuk sebuah band di Inggris bernama The Beatles. Karya- karya hebatnya masih banyak didengarkan oleh penikmat musik hingga sekarang, dari mulai karya musik ketika masih tergabung dalam The Beatles ataupun ketika dia berkarir solo.

Sebagian dunia mungkin menganggap John Lennon sebagai musisi hebat dengan kelihaiannya menulis lagu, bernyanyi serta memainkan berbagai macam jenis musik. Tetapi sebagian dunia yang lain juga menganggap bahwa Lennon merupakan aktivis yang sangat suka mengkritisi kebijakan pemerintah yang dirasa tidak relevan dan tidak memihak pada rakyat.

Perjalanan berkelok sangat panjang yang dilalui oleh Lennon seakan membentuk karakter yang sangat kuat, sehingga sebesar apapun batu yang menghalanginya didepan akan sangat gampang untuk dilewati.

Cerita John Lennon dimulai ketika perang dunia ke- 2 sedang terjadi. Kelaparan, kesepian, sekarat dan lain sebagainya seakan menjadi kata yang akrab dan banyak dialami rakyat pada waktu itu. 

9 Oktober 1940, kelahiran John Lennon yang dibarengi oleh tentara jerman membombardir kota London dan kota- kota lain di Inggris. Iklim penderitaan ketika perang dunia ke-2 mungkin sangat berpengaruh terhadap pembentukan kepribadian John Lennon.

Hari- hari Lennon dilalui seperti halnya anak- anak pada umumnya, sampai pada titik dimana ada satu peristiwa yang sangat mempengaruhi psikologis Lennon yaitu ketika sang ibunda wafat. Kejadian naas itu terjadi ketika Julia- sang ibunda ditabrak oleh polisi mabuk yang sedang menyetir mobil. Dan sialnya, polisi tersebut bebas dari hukuman, seakan keadilan tidak memihak pada Lennon sama sekali.


Setiap hari Lennon mengalami kepedihan yang mendalam, sampai dia benar- benar menemukan bahwa musik adalah passion yang harus dia dalami dengan sungguh- sungguh. Dari sebuah kemauan yang dalam serta implementasi yang nyata terbentuklah grup band “The Quarryman” yang nantinya akan berubah nama menjadi “The Beatles”.

Eksistensi The Beatles yang terus meningkat, bukan hanya di kota Liverpool saja melainkan dikota- kota lain di Inggris, bahkan dunia juga sudah mengenal The Beatles sebagai grup band rock yang sangat luar biasa.

Banyak sekali tour dunia yang telah diselenggarakan The Beatles membuat nama grup band ini semakin naik ke permukaan dunia permusikan. Ribuan penggemar terus menanti The Beatles bernyanyi dan bermain musik dihadapan mereka.

Persatuan dan kekompakan The Beatles mulai retak ketika John Lennon berseteru dengan Paul McCartney. Seakan tidak ada kesempatan untuk memperbaiki band ini dan pada akhirnya The Beatles resmi dibubarkan pada tahun 1970.

Setelah The Beatles resmi dibubarkan, Lennon lebih fokus dengan band barunya yaitu Plastic Ono Band, dari band ini Lennon telah menghasilkan beberapa single perdamaian dan anti perang yaitu Give Peace a Chance, cold Turkey dan Instant Karma.

Salah satu album solo yang paling sukses adalah Imagine, bukan hanya sukses secara finansial, tetapi lagu ini juga sukses menjadi senjata kritik terhadap kebijakan perang Amerika dengan Vietnam. John Lennon dan beberapa organisasi perdamaian di Amerika sangat lantang menolak peperangan. Kelantangan John Lennon terkait dengan perdamaian membuat presiden Amerika Serikat- Richard Nixon geram, bahkan isu John Lennon dan Yoko Ono akan dideportasi dari Amerika pun akan dilakukan. Sampai akhirnya pertikaian John Lennon dengan Richard Nixon berhenti ketika pergantian jabatan presiden diganti oleh Gerald Ford, setelah itu John Lennon mulai jarang menampakan diri di depan publik.

Kesuksesan John Lennon dibidang musik membuat catatan sejarah yang luar biasa, tetapi sialnya hidup Lennon diakhiri dengan peristiwa yang sangat memilukan. John Lennon meninggal ditembak oleh penggemarnya sendiri- David Mark Chapman. Sejumlah 5 peluru ditembakkan ke arah John Lennon, yang pada akhirnya nyawa sang Musikus tidak bisa terselamatkan.

Dari buku “Imagine John Lennon” ini, kita seolah dibawa sang penulis untuk ikut menyelami cerita perjalanan yang dilalui seorang John Lennon. Aktivis perdamaian yang sangat menolak kebijakan perang, John Lennon. Dunia telah mencatatan perjuangan hebatnya dalam mengkritik kebijakan perang melalui karya- karya besarnya.








0 Response to "Musikus sekaligus Aktivis Perdamaian - John Lennon"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel